Ramalan Ki Joko Bodo

Menu

Ditindih dan Dicekik

[edit lirik]
Namaku Tia, mau ikut share cerita juga ya ^^. Kejadiannya sih udah beberapa bulan yang lalu.

Waktu itu aku lagi main laptop di kamar, seperti biasa kalau udah online suka lupa waktu. Pas liat jam ternyata udah jam 11, aku paksain buat tidur walaupun aku belum ngantuk. Aku itu punya kebiasaan yaitu bakalan tidur kalau udah denger musik, akhirnya aku pasang headset setel musik dari laptop, lama-kelamaan aku ketiduran juga. Tiba-tiba musik di laptop aku mati sendiri, akhirnya aku bangun. Aku kira musik mati karena laptop ku low bat atau musiknya udah abis di playlist ku, pas aku bangun laptop masih nyala dan musik juga berhenti di urutan lagu ke 5. Biar aku ga takut, aku positive thinking aja, aku matiin laptop dan kembali tidur.

Saat aku tidur rasanya aku ingin berbalik badan, tapi rasanya susaaah banget. Aku pikir "Aku ketindihan nih", tapi aku ga liat makhluk apapun yang nindihin aku. Aku terus berusaha buat balik badan, tetep ga bisa. Aku teriak minta tolong manggil-manggil mamaku "Mamaaa... mamaaa.. tolong" tapi rasanya suaraku susah banget keluar. Akhirnya aku pasrah aja sambil baca doa.

Tiba-tiba ada suara orang jalan ke arah kamarku, aku sedikit lega karena aku pikir itu mama ku yang datang buat nolong aku. Karena posisi tidurku pada waktu itu membelakangi pintu, jadi aku ga bisa liat siapa yang datang. Tiba-tiba ada yang naik ke kasur aku sambil sedikit berlari, dan lagi-lagi aku pikir itu mama ku. Tapi ternyata bukan...

Yang aku liat sepasang kaki tanpa badan yang naik ke kasur aku itu, kakinya iteeem banget dengan celana warna merah selutut, dia berlari melangkahi aku menuju ke pojok kamarku. Tidak lama setelah itu ada sepasang tangan berwarna biru mencekik leherku. Aku kira itu mimpi, tapi rasanya sangat nyata dan aku merasa benar-benar dicekik. Akhirnya aku hentakan kaki sambil mengucap "Allahuakbar" dan akupun langsung terbangun.

Setelah terbangun tubuhku berkeringat dan lemas sekali rasanya, kemudian aku baca doa dan kembali tidur berharap kejadian itu tidak terulang lagi. Itu pengalaman ketindihan yang paling ekstrim bagi ku, walaupun aku sering ketindihan tapi tidak pernah sampai di cekik begitu. Mudah-mudahan itu yang terakhir.

Maaf kalau ceritanya berantakan dan ga bagus. Terima kasih untuk yang baca ceritaku, dimohon kritik dan sarannya

<< >>