Ramalan Ki Joko Bodo

Menu

Makhluk Halus Penjaga Rumah

[edit lirik]
Wah, makin rame aja ni blog. Oh ya perkenalkan gw Dion, gw sering mampir ke ni blog tapi baru sekarang mw nulis cerita gw.

Tau gak kalo gak semua mahluk halus itu jahat dan nyeremin. Ada juga yang baik hati sampe2 bisa diandelin sebagai penjaga rumah 'pembasmi' maling gitu lho... Hehehe. Gini lho ceritanya:

Pada suatu malam ketika semua penghuni rumah (gw, papa, mama, adik gw Rina, dan Ikhsan) terlelap pulas dalam mimpi masing2 dan tentunya mempunyai mimpi yang berbeda.

(Ini mimpi papa gw), dari arah Timur muncul cahaya berwarna hijau dan melesat menuju ke Barat, lalu cahaya itu berhenti dan kemudian berputar2 di halaman rumah gw, papa lagi duduk membaca koran di teras (dalam mimpi nih bro) tersentak kaget dengan hadirnya cahaya hijau itu. Lalu perlahan2 sinar itu padam dan menjelma menjadi sosok wanita cantik. Wanita itu tersenyum lalu berkata pada papaku "Maaf saya menggangu Anda, apa boleh saya singgah sebentar saja di rumah anda. Saya sedang melakukan perjalanan jauh ke barat dan saya membutuhkan tempat persinggahan di rumah anda. Saya janji tidak akan mengganggu anda dan keluarga".

Setelah berkata begitu, papaku tersentak dan bangun dari mimpinya. Lalu merenung sebentar dan kemudian mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat tahajjud untuk memohon perlindungan dan petunjuk dari sang Maha Ghaib. Paginya papa menceritakan mimpinya kepada mama. Mama hanya bilang "Sudahlah, gak usah dirisaukan. Mimpi itu hanya bunganya tidur pa".

Mimpi itu terjadi selama 3 malam. Dan malam ketiga, wanita cantik itu kembali hadir dalam mimpi papa. Dia lalu mengulang kata2 yang di ucapkan pada papa di mimpi sebelumnya. "Maaf saya kembali di mimpi anda, saya cuma minta ijin anda diperbolehkan singgah sebentar saja di rumah anda. Sudah 3 malam saya di luar sini. Saya tak bisa masuk karena anda belum mengijinkannya. Tolonglah, saya janji tdk akan mengganggu anda dan keluarga". Karena papa kasihan sama wanita itu, papa mengijinkan wanita itu untuk singgah di rumah. Lalu wanita itu tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada papa.

Dan dua minggu kemudian, kehidupan kami berjalan seperti biasanya. Papa udah melupakan mimpinya itu. Berita gembira datang dari adik perempuan papa yang berada di Kalimantan Selatan. Minggu depan anak laki2 papa (sepupu gw) dari adik perempuan mau ngadain acara nikahan. Dan setelah mendengar kabar tersebut. Kita semua berkemas2 tuk berangkat. Dan rumah pun di tinggalkan dalam keadaan kosong selama 1 minggu. Tak lupa papa minta bantuan tetangga terdekat tuk memantau kondisi sekitar rumah gw.

Hari ke 5 semenjak rumah di tinggalkan, ada perampok yang berniat jahat menyantroni rumah gw. Jumlahnya 3 orang. Mereka masuk dgn cara mencongkel jendela dapur. Tak lama kemudian tu 3 orang jahat lari tunggang langgang dan pingsan bersamaan di halaman rumahku. Para tetangga yang kemudian mengetahui hal itu segera berdatangan ramai2 lalu menggotong tu 3 orang jahat ke kantor polisi.

Papaku yang mendapat laporan melalui telfon dari tetangga, bergegas pulang dgn pesawat terbang. Sesampainya di rumah papa menemui tetangga tuk mengetahui kronologis kejadian itu. Kata tetangga tuh 3 orang perampok sekarang dalam perawatan medis di rumah sakit. Katanya tuh 3 orang perampok terganggu jiwanya setelah keluar dari rumah.


Note by Admin: Thanks buat kiriman ceritanya bro Dion, tapi sepertinya cerita bro Dion terputus karena Blogger membatasi panjang komentar. Silahkan diposting di sini kalau mau disambung ceritanya.

<< >>